DJKA Ubah Sementara Jalur Arus Penumpang di Stasiun Manggarai

Estimated read time 2 min read

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa pengerjaan Stasiun Sentral Manggarai masih akan terus dilanjutkan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal, menyatakan bahwa DJKA akan melakukan beberapa penyesuaian pada akses penumpang di dalam dalam Stasiun Manggarai. Per Kamis (12/10), pembangunan sudah memasuki tahap akhir di dalam area peron 1, 2, lalu 3 Stasiun Manggarai, juga penyelenggaraan area concourse lantai 1 pada sisi timur.

“Kami akan menghentikan jalur perlintasan penumpang, atau passenger crossing sisi selatan sehingga kami dapat menyelesaikan penyelenggaraan peron 1, kemudian menyambung peron 2 juga 3,” kata Risal pada dalam Jakarta pada Kamis (12/10).

Untuk itu, akan dibuatkan akses perlintasan penumpang sementara pada area at grade atau lantai dasar Stasiun Manggarai sebagai alternatif. Kemudian, area concourse lantai 1 akan dioperasikan dengan membuka partisi pada gedung baru.

Selain itu, DJKA juga mempersiapkan akses lift menuju peron 1 untuk menunjang aksesibilitas penumpang sebagai kompensasi atas penutupan perlintasan penumpang dalam area sisi selatan.

Risal mengungkapkan, sebelum penutupan nanti akan dikerjakan persiapan akses baru pada 10-12 Oktober 2023, lalu pengecekan bersama antara DJKA dengan tim dari PT KAI pada 12 Oktober 2023 sebelum akses penumpang dipindah pada 14 Oktober 2023.

Dalam hal ini, persiapan itu mencakup pembongkaran partisi, pemasangan akses ramp pada perlintasan penumpang sementara, hingga pengaktifan lift menuju peron I.

“Selama proses pekerjaan, kami harapkan rakyat pengguna jasa layanan kereta api dapat mematuhi arahan petugas kemudian juga tidaklah perlu terburu-buru ketika beraktivitas dalam tempat sekitar area proyek demi menjaga keselamatan kita bersama,” kata Risal.

Senada, Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto menyampaikan bahwa penutupan perlintasan penumpang sisi selatan selama proses pembangunan Stasiun Manggarai bertujuan meyakinkan keselamatan pengguna di dalam tempat area stasiun.

“Perlintasan penumpang yang dimaksud ada saat ini masih sebidang dengan jalur kereta api, hal ini dapat membahayakan keselamatan pengguna di dalam area area stasiun saat melintas jalur kereta api lalu keselamatan pengguna selama proses kontruksi perkembangan Stasiun Manggarai,” papar Asdo.

Nantinya, pengguna yang tersebut hal tersebut akan keluar atau masuk stasiun dari arah pintu Timur dapat melalui akses perlintasan penumpang sementara dalam lantai dasar Stasiun Manggarai kemudian menuju lantai 1 stasiun.

Asdo menambahkan, KAI Commuter akan menyiagakan petugas di area area jam-jam sibuk untuk mengarahkan lalu mengatur arus pengguna saat akan keluar dan/atau masuk stasiun.

“Pengguna Commuter Line yang tersebut digunakan akan keluar masuk Stasiun Manggarai dari arah Timur akan lebih banyak besar terjamin keselamatannya untuk menuju atau dari arah peron jalur 6-7 atau peron jalur 8,” kata Asdo.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours