Alasan Google Tak Bisa Langsung Blokir Sawer Judi Online di YouTube

Estimated read time 3 min read

Induk perushaan YouTube,  mengaku tak sanggup langsung menurunkan konten live streaming yang dimaksud dalam tempat dalamnya diduga ada promosi  berkedok saweran.

Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengatakan pihaknya tak memantau satu per satu siaran streaming. Dengan begitu baru dapat cuma menurunkan video yang dimaksud pada dalamnya ada konten penawaran judi online usai streaming selesai.

“Ketika selesai live streaming kan di-upload di dalam dalam video on demand, nah di dalam area situ yang digunakan akan datang dapat dilihat atau dalam review kontennya,” kata Feliciana pada dalam Jakarta, Kamis (12/10).

Menurutnya video yang tersebut dimaksud diduga berisi konten pemasaran judi online baru bisa jadi semata di-takedown apabila melanggar pedoman komunitas, regulasi pemerintah ataupun berdasarkan laporan dari pengguna lain.

Ketiga langkah itu berlaku pada seluruh layanan YouTube, baik pada fitur Short, format video panjang maupun live streaming.

Sebelumnya, beberapa orang streamer game online di dalam dalam jagat maya disebut menerima sebagian uang saweran dari para pengembang judi online. Nilainya mencapai miliaran per orang.

Hal itu diungkap oleh salah satu akun X (sebelumnya Twitter), @PartaiSocmed. Data diambil dari laporan media Sociabuzz yang dimaksud dimaksud merupakan wadah para streamer untuk membuka donasi.

Lewat wadah itu para donatur cukup menggunakan salah satu dari jaringan yang digunakan yang disebut tercantum dalam deskripsi para streamer. Hal ini seperti dilaksanakan Doni Salmanan, yang hal itu telah terjadi diimplementasikan berdonasi dengan jumlah besar ke Reza Arap melalui Sociabuzz beberapa waktu lalu.

“Daftar penghasilan para streamer iklan judi online berkedok donasi,” cuit @PartaiSocmed.

Ada beberapa orang nama yang digunakan mana muncul dalam laporan yang digunakan diungkap akun tersebut. Para influencer yang diduga memasarkan judi online itu disebut mendapat saweran hingga miliaran rupiah dari para donatur yang itu namanya identik dengan sistem judi online. 

Peringatan keras Kominfo

Menteri Komunikasi kemudian Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi sebelumnya menyatakan influencer yang tersebut digunakan memperkenalkan situs judi online akan datang mengambil bagian ditindak lalu segala bentuk yang digunakan berkaitan dengan judi online calon disika.

Ia mengungkap saat ini beberapa influencer yang dimaksud hal tersebut mengiklankan judi online sudah ditangani oleh kepolisian.

“Ada, ada beberapa influencer kan yang tersebut sudah dieksekusi oleh polisi tanda kutip. Ini penting lah. Jadi kalau ada, ini juga sekalian mengimbau influencer-influencer, tokoh-tokoh publik, jangan mengiklankan judi slot akibat pasti akan berhadapan dengan aparat penegak hukum,” kata Budi beberapa waktu lalu.

Budi mengungkapkan pihaknya juga akan memantau para influencer yang tersebut dimaksud kerap menggelar live streaming kemudian disawer oleh developer judi online. Nantinya, kata Budi, aparat penegak hukum akan menindak praktik sawer-menyawer kepada influencer dengan cara memblokir rekening.

“Aparat penegak hukum melakukan tindakan-tindakan langkah selanjutnya ke pihak perbankan untuk melakukan blokir rekening rekening,” tuturnya.

Lebih lanjut Budi mengaku calon memblokir layanan live streaming yang digunakan mana disertai saweran oleh para developer judi online.

“Jadi perihal tadi influencer dampaknya dan juga juga sebagainya saya pikir nanti kita akan koordinasi lebih lanjut besar intens dengan aparat hukum khususnya kepolisian Republik Indonesia,” tuturnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours