Peluk Artis Iran, Ronaldo Terancam Hukum Cambuk

Estimated read time 1 min read

Jakarta – Pesepak bola ternama Christiano Ronaldo terancam hukum cambuk dikarenakan memeluk kemudian mencium pipi seseorang pelukis penyandang disabilitas selama Iran.

Media Iran melaporkan bahwa ada beberapa tuntutan hukum yang mana digunakan diajukan terhadap bintang Al-Nassr hal hal tersebut setelah dia memeluk lalu juga mencium pipi seniman Fatima Hamimi sebagai ucapan terima kasih atas hadiah dua lukisan.

Menurut Mundo Deportivo, Ronaldo terancam hukuman cambuk sebanyak 99 kali sebagai hukuman atas perzinahan dalam bentuk menyentuh wanita saat menjalin hubungan.

Melansir Fox Sport, Ronaldo lalu Hamimi berbagi momen saat Al-Nassr bertandang ke Teheran untuk bermain melawan Persepolis untuk pertandingan penyisihan grup Liga Champions Asia.

Video pertemuan mereka itu itu dibagikan oleh akun Instagram resmi Al-Nassr. Hamimi, yang mana dilaporkan 85 persen lumpuh adalah salah satu dari banyak penggemar yang digunakan digunakan memberi Ronaldo hadiah.

Ronaldo, yang hal tersebut menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun dengan klub Arab Saudi senilai US$75 jt per tahun, dapat diampuni oleh hakim jika tindakan itu tidaklah dapat dihukum atau Ronaldo menunjukkan penyesalan.

Ini bukan pertama kalinya Ronaldo mengalami hambatan hukum.

Dia pernah didakwa melakukan penggelapan pajak pada tahun 2017 serta juga menerima hukuman penangguhan penjara dua tahun kemudian denda €18,8 juta, kemudian dikurangi menjadi €16,8 juta.


You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours